Malang – Keberhasilan Pemerintah Kota Malang dalam mengeksekusi program inovasi sosial berbuah manis di tingkat nasional. Melalui program unggulan “Ngalam Pinter”, Kota Malang dinilai sukses melakukan transformasi besar di sektor pendidikan hingga dianugerahi penghargaan bergengsi kategori Excellent City in Advance Academic Achievement.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang National Governance Awards: Sinergi Nusantara Untuk Indonesia Emas yang diselenggarakan oleh Metro TV di The Ritz-Carlton Jakarta, Jumat (24/4/2026). Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, hadir langsung menerima penghargaan yang merepresentasikan pengakuan nasional terhadap lompatan mutu akademis di Kota Pendidikan ini.
Penghargaan skala nasional ini bukan tanpa alasan. Tim penilai melihat komitmen kuat Pemkot Malang di bawah kepemimpinan Wali Kota Wahyu Hidayat dan Wakil Wali Kota Ali Muthohirin yang berhasil membumikan visi darsabakti melalui program Ngalam Pinter. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan derajat, kualitas, serta pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Sesuai dengan Dasa Bakti Unggulan kami, yaitu Ngalam Pinter, meningkatkan derajat, kualitas pendidikan yang ada di Kota Malang. Penghargaan ini kami persembahkan untuk warga Kota Malang,” ujar Wahyu penuh syukur.
Melalui payung program Ngalam Pinter, Pemkot Malang tidak sekadar berteori, melainkan langsung memberikan stimulan nyata guna memutus hambatan ekonomi dalam menempuh pendidikan. Dua terobosan konkret yang menjadi motor penggerak program ini adalah:
Penyaluran Lebih dari 31 Ribu Paket Seragam Gratis: Bantuan seragam gratis ini menyasar seluruh siswa SD dan SMP di Kota Malang. Kebijakan ini secara signifikan meringankan beban finansial orang tua saat tahun ajaran baru dimulai.
Selain itu, juga ada program 1.000 Beasiswa Pendidikan Setiap Tahun. Intervensi beasiswa ini diberikan secara konsisten dari jenjang SD, SMP, hingga tingkat mahasiswa (perguruan tinggi) untuk memastikan anak-anak berprestasi dan yang membutuhkan tetap dapat melanjutkan pendidikan.
“Terkait pendidikan, kami memberikan stimulan bagi para siswa yang masuk sekolah. Salah satunya adalah seragam gratis. Ini kebutuhan masyarakat dan memberikan motivasi agar masyarakat tenang dalam belajar, tidak terbebani memikirkan seragam dan sarana prasarana,” terang Wahyu menjelaskan rahasia sukses efektivitas program Ngalam Pinter.
Dongkrak Nilai SPM ke Angka 87,90
Dampak nyata dari masifnya program Ngalam Pinter ini langsung tecermin pada angka-angka indikator makro daerah. Intervensi kebijakan yang tepat sasaran tersebut sukses mengantarkan Kota Malang meraih Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Terbaik 2025 kategori Tuntas Madya dengan skor tinggi, yakni 87,90.
Keberhasilan implementasi inovasi lokal dari Kota Malang ini juga sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Dalam sambutannya, Mendagri menekankan pentingnya para kepala daerah menghidupkan otonomi daerah melalui terobosan nyata yang berdampak langsung dan mampu menginspirasi wilayah lain.
Modal Utama Menuju Kota Kreatif Dunia
Bagi Pemkot Malang, kesuksesan program Ngalam Pinter yang berbuah penghargaan National Governance Awards 2026 ini merupakan modal penting untuk melangkah ke fase pembangunan berikutnya. Fokus peningkatan kualitas SDM lewat pendidikan dirasa kian krusial mengingat saat ini Kota Malang telah resmi menyandang status sebagai Kota Kreatif Dunia di bidang Media Arts dari UNESCO.
Wali Kota Wahyu pun mengingatkan jajarannya agar tidak lekas berpuas diri dengan penghargaan ini. Ia ingin jajaraanya terus fokus menerjemahkan visi besar bersama Menuju Malang Mbois dan Berkelas.
”Penghargaan ini tidak seharusnya membuat kita berbangga dan berpuas diri. Justru ini menjadi pengingat agar kita terus berbenah, terus berinovasi (lewat Ngalam Pinter), dan memastikan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” harapnya.