Kota Malang Kembali Raih Penghargaan IHYA 2026, Pertahankan Prestasi Dua Tahun Beruntun

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat menerima penghargaan kategori Lembaga Pemerintahan yang Memberikan Dukungan Program Halal, subkategori Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Terbaik dari Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026. (foto: prokopim)
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat menerima penghargaan kategori Lembaga Pemerintahan yang Memberikan Dukungan Program Halal, subkategori Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Terbaik dari Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026. (foto: prokopim)

TANGERANG – Pemerintah Kota Malang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Lembaga Pemerintahan yang Memberikan Dukungan Program Halal, subkategori Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Terbaik.

Penghargaan diserahkan kepada Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam acara yang berlangsung di Tangerang, Banten, Kamis (24/9/2026). Pencapaian ini sekaligus menandai keberhasilan Kota Malang mempertahankan prestasi di ajang IHYA selama dua tahun berturut-turut.

Sebelumnya, pada IHYA 2025, Kota Malang berhasil meraih predikat Terbaik I dalam kategori Lembaga Pemerintahan yang Memberikan Dukungan Program Halal. Sementara pada tahun ini, Kota Malang tercatat sebagai satu-satunya pemerintah kabupaten/kota di Indonesia yang memperoleh penghargaan pada kategori tersebut.

IHYA merupakan ajang apresiasi yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang berperan dalam pertumbuhan, pengembangan, dan pemberdayaan industri halal di Tanah Air.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Perindustrian atas penghargaan yang diberikan. Ia menilai capaian tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kerja bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong perkembangan produk halal.

Menurut Wahyu, penghargaan itu tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri, koperasi, serta masyarakat yang selama ini berkontribusi dalam pengembangan produk halal di Kota Malang.

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperkuat ekosistem halal agar semakin kompetitif serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Malang untuk mendukung pengembangan ekosistem halal. Program tersebut meliputi sosialisasi, pendampingan usaha, hingga fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha. Pemerintah juga mendorong penguatan legalitas usaha, peningkatan kapasitas UMKM, perbaikan kualitas produk, serta perluasan akses pemasaran.

Selain itu, pengembangan industri halal di Kota Malang turut didukung oleh keterlibatan perguruan tinggi. Kolaborasi ini diwujudkan melalui pendampingan UMKM, pembinaan dan sertifikasi halal, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Wahyu menegaskan bahwa keberhasilan Kota Malang meraih penghargaan IHYA selama dua tahun berturut-turut merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang memiliki komitmen terhadap pengembangan produk halal.

Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam upaya tersebut dan berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat melalui inovasi dan program berkelanjutan.

Dengan diraihnya IHYA 2026, Pemkot Malang berkomitmen melanjutkan dukungan terhadap pengembangan industri halal. Ke depan, penguatan pendampingan usaha, peningkatan kualitas produk, pemenuhan legalitas dan sertifikasi halal, serta perluasan akses pasar diharapkan mampu mendorong produk halal asal Kota Malang semakin berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *